Tentang Kecerdasan Islami
Demikian beberapa kisah-kisah sebagai gambaran singkat tentang Kecerdasan Islami, banyak yang menilai bahwa kesalehan individu adalah kunci kesukesan, itu karena yang menjadi perhatian adalah peribadatan yang tampak saja, akan tetapi peribadatan yang tidak tampak dipermukaan itulah yang sebenarnya lebih berperan untuk menggerakan semuanya hingga mencapai kesuksesan. Gabungan dari semuanya disebut sebagai “Kecerdasan Islami”.
Kecerdasan Islami (Islamic Quotient) Menyelaraskan Spiritual, Emotional, Intelectual Quotient. Buku ini ditulis oleh salah seorang sahabat saya yang berasal dari Surabaya, Djeffrizal namanya. Tahun 2007 beliau datang kepada saya agar mencarikan investor yang mau bekerjasama untuk publikasi buku ini dengan sistem Share atau Bagi Hasil. Setelah saya membacanya, sayapun ada ketertarikan untuk menerbitkan buku ini, namun sayapun saat itu tidak punya cukup uang untuk berinvestasi, kemudian saya mengemas sebuah proposal dan menawarkannya kepada teman-teman saya yang saat itu menurut saya punya cukup uang untuk berinvestasi. Upaya kami tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya sahabat saya hanya mencetak 100 buku sebagai Best Seller. Melihat perkembangannya, buku ini tidak laku dipasaran dan akhirnya sahabat saya menyetop proyek ini. Namun, pandangan saya terhadap buku ini sesungguhnya sebuah karya ilmiah yang didukung oleh fakta-fakta, sehingga sebenarnya layak untuk dipublikasikan dan menjadi bacaan yang berkualitas tinggi sebagai acuan, rujukan ataupun wawasan yang dapat membangkitkan sebuah rasa agar kita menjadi Cerdas Islami untuk diterapkan kedalam segala aspek kehidupan sosial. Namun saya tidak patah semangat, sesuai dengan motto saya “Spirit of Netpreneur”. Akhirnya, munculah ide untuk mempublikasikan buku ini di Internet, agar masyarakat dapat membaca buku ini. Namun sayang disayang, masternya hilang entah kemana. Saya kontak sahabat saya, katanya ada di sebuah hardisk namun lagi-lagi hardisk tersebut tidak bisa dibuka atau tidak terbaca. Akhirnya, jika tidak ada aral melintang, Insya Allah saya akan menulis ulang buku ini hingga dapat dipublikasikan kembali dan dapat dinikmati oleh orang-orang yang suka membaca. Namun jangan khawatir, saya akan menuliskan intisarinya di blog ini. Jika buku ini sudah selesai secara utuh, saya akan segera menerbitkan buku ini.
Isi buku ini bersifat informatif dengan gaya bahasa yang sederhana, dan bukan juga berisi dogma agama ataupun dakwah keagamaan, tetapi ditujukan sebagai rujukan informasi bagi ummat atau masyarakat pada umumnya, tanpa berafiliasi pada aliran ataupun firqah tertentu, ini hanyalah merupakan sebuah informasi baru sebagai prasarana untuk mengaktifkan Kecerdasan Islami. Semuanya disusun dengan konsep yang sederhana agar mudah dicermati dan dapat dipahami. Didalam buku ini terdapat bagian-bagian yang menjelaskan tentang :
- Pemahaman asal mula kecerdasan, aktivasi kecerdasan, pandangan islam tentang SQ, System Islamic Quotient, Formulasi Islamic Quotient serta tinjauan tentang akhlaq.
- Penelitian ilmiah dalam kecerdasan dibandingkan terhadap Kecerdasan Islami, Cahaya dalam kecerdasan serta jejak Rabaniyah.
- Penciptaan makhluk dan kegunaan semua organ fisik dan non fisik dalam mencapai Kecerdasan Islami.
- Sumber kecerdasan, Kecerdasan Islami menyelaraskan SEIQ, Arsitektur Ka’bah yang dijadikan panduan dalam Tadzakur dan Tafakur serta tekstur Hajar Aswad dalam upaya mencapai Kecerdasan Islami.
- Cara kerja Kecerdasan Islami, kecerdasan islami penyelaras kecerdasan umum (SEIQ), penerapan kecerdasan islami dalam kehidupan.
- Riwayat singkat seorang ulama yang cerdas islami (Syeikh Nawawi Al-Bantani), serta tahapan untuk mencapai kecerdasan islami dari Beliau.
Insya Allah bagian-bagian lain akan saya tuliskan dan diterbitkan melalui blog yang sederhana ini.
Dengan segala kerendahan hati, saya tidak bermaksud mengajari dan mengajarkan kepada para pembaca yang budiman. Kurang dari itu semua, hanyalah sebagai sebuah alternatif suguhan bahan bacaan untuk menambah khasanah dari artikel-artikel terbaik yang sudah ada. Terima kasih, Salah dan Janggal atas apa yang saya torehkan di media blog ini, saya mohon maaf. Wassalam…
Salam – Spirit of Netpreneur
Irman Santoso

Karier seseorang bukanlah semata-mata respon terhadap suatu kebutuhan bekerja, melainkan berkaitan dengan tujuan luhur yang dipertimbangkan secara matang untuk mencapai kesuksesan. Sukses adalah sebuah perjalanan dan bukan akhir dari suatu perjalanan. Sukses itu 99% sikap mental. Ia menghadirkan cinta, gembira, optimisme, percaya diri, kebanggaan, kebahagiaan, kesetiaan, imajinasi, inisiatif, toleransi, kejujuran, kerendahan hati, sabar dan semangat mengabdi yang tinggi dalam hidup. Go..! Go..! Spirit of Netpreneur..! 
Komentar