Memahami Kecerdasan Islami
Coba kita perhatikan “Windows” sebagai operating system, ketika software tersebut di Install ke sebuah Hard Disk, maka terurailah semua file-file yang ada pada aslinya/source, sambil melakukan autodetec/memeriksa kesesuaian peralatan (Hardware) yang terpasang (sama seperti proses ruh mengenali organ mata, hidung, telinga dan lain-lainnya), sementara source program juga dicopy-kan ke Hard Disk (Master Windows) sama halnya seperti ruh asli tetap ada didalam tubuh yang terurai menjadi jiwa. Master digunakan sebagai cadangan bila diperlukan Instalasi kembali (Re-Install) atau menghapus yang sudah di Install (Un-Install). Demikian pula ruh yang berkembang menjadi jiwa, perlu disegarkan kembali dengan metode Tazkiyatun Nafs, maka diperlukan Re-Install. Bila ruh dicabut dan dikembalikan kepada Sang Pencipta, maka dilakukan proses Un-Install.
Tentang Kecerdasan Islami
Isi buku ini bersifat informatif dengan gaya bahasa yang sederhana, dan bukan juga berisi dogma agama ataupun dakwah keagamaan, tetapi ditujukan sebagai rujukan informasi bagi ummat atau masyarakat pada umumnya, tanpa berafiliasi pada aliran ataupun firqah tertentu, ini hanyalah merupakan sebuah informasi baru sebagai prasarana untuk mengaktifkan Kecerdasan Islami
Syamsul dan Nilai Pelajarannya
Satu lagi kisah, yaitu tentang seorang pelajar yang nilainya sangat mengkhawatirkan, katakan namanya Syamsul. Guru dan Kepala Sekolahnya sangat memprihatinkan nilainya, walaupaun sudah diikutsertakan dalam berbagai tambahan pelajaran, namun tetap saja tidak ada kemajuan, nilainya…
Udin dan Mikrolet
Jakarta adalah kota Metropolitan, begitu orang menyebutnya. Adalah tempat bagi banyak orang dari seluruh peloksok negeri Indonesia tercinta ini sebagai tempat mencari nafkah. Begitu juga Udin seorang sopir mikrolet, kurangnya setoran bagi para sopir sudah…
Pasca Wafatnya Rasulullah SAW
Setelah Rasulullah SAW wafat, banyak para tabiin, tabiit dan tabiin tabiit dapat memanfaatkan kecerdasan islami mereka. Umumnya mereka ini disebut sebagai Ulama, hanya saja setelah jauh dari zaman Rasulullah banyak firkoh-firkoh (golongan-golongan dan mazhab) yang…
Karier seseorang bukanlah semata-mata respon terhadap suatu kebutuhan bekerja, melainkan berkaitan dengan tujuan luhur yang dipertimbangkan secara matang untuk mencapai kesuksesan. Sukses adalah sebuah perjalanan dan bukan akhir dari suatu perjalanan. Sukses itu 99% sikap mental. Ia menghadirkan cinta, gembira, optimisme, percaya diri, kebanggaan, kebahagiaan, kesetiaan, imajinasi, inisiatif, toleransi, kejujuran, kerendahan hati, sabar dan semangat mengabdi yang tinggi dalam hidup. Go..! Go..! Spirit of Netpreneur..! 